Neem Dalam Ayurweda

indoneem.com – Kata Ayurweda berasal dari bahasa sangsakerta, Ayus (hidup) dan Weda (Ilmu).

Secara leterloks, Ayurweda adalah ilmu kehidupan.

Mitos tentang neem dalam Ayurweda menyebutkan sejarah panjang neem terhadap berbagai macam penyakit dan keadaan. Ketika sistem pengobatan modern menekankan untuk memerangi pathogen dalam tubuh, sistem pengobatan kuno India ala Ayurweda menyarankan pengobatan menggunakan tumbuhan yang juga membantu mengembangkan daya tahan tubuh terhadap penyakit penyebab penderitaan. Neem dinyatakan sebagai unsur utama dalam mencegah dan mengobati penyakit oleh praktisi pengobatan Ayurweda.

Anak Benua India memiliki bermacam pohon yang luar biasa banyaknya karena perbedaan iklim. Ada hutan hujan tropis, dataran rendah yang kering, gurun panas, lembah-lembah beriklim sedang dan pegunungan yang tertutup salju. Area ini telah menjadi sumber yang tiada henti selama ribuan tahun bagi para peramu obat dari peradaban paling kuno di dunia. Jumlah tumbuhan bahan obat dan tumbuhan medis yang mereka miliki menyediakan pengobatan sebagian besar penyakit pada manusia. (Dymock, et.al., 1890), (Chopra, et.al., 1956), (Nadkarni, et.al., 1954), (Dey dan Mair : 1973), (Datur, 1977), (Jayaweera, 1982), (Rao, et.al., 1986), (Van der Nat, et.al., 1986).

Walaupun metode kuno untuk pengembangan obat sangat sederhana, tapi pada cara tertentu metode itu secara luar biasa menyerupai tehnik ilmu pengetahuan kompleks yang digunakan sekarang.  Lebih baik dari studi di laboratorium, para praktisi pengobatan India ala Weda langsung ke pengujian klinis, mereka mencoba beberapa obat kepada beberapa pasien yang berbeda untuk mempelajari dan mendokumentasikan pengobatan yang berhasil dan efek samping yang timbul.  Tentunya buku pedoman ini memerlukan selusin ilmuwan dari ratusan tahun untuk penyempurnaannya, Namun mereka memiliki kenikmatan waktu yang tiada akhir dan kemerdekaan untuk mencoba sesuatu sampai mereka menemukan pemecahan yang terbaik. Pada saat itu tidak ada penyerbuan perusahaan farmasi untuk mendapatkan obat baru ke pasar dan tidak ada pengacara yang dengan senang hati menuntut mal praktek (Larson, 1993).

Pohon neemlah yang menyediakan salah satu pabrik alami penghasil produk pengobatan yang berbeda kepada para pencinta tumbuhan India, mereka menggunakan akar, kulit, ranting, ampas biji, dan minyak biji neem untuk dijadikan obat yang menyembuhkan dan mencegah penyakit dari tubuh manusia. Melebihi tumbuhan  lainnya, neem terbukti kemanjurannya dalam menyembuhkan penyakit tubuh yang resisten dan memperbaiki sistem utama kekebalan tubuh (Dey, 1980).  Kondisi pengobatan yang banyak menggunakan neem merupakan hasil kerja gemilang dari para herbalis dan peramu obat India, mereka didukung oleh studi pengetahuan modern yang terus menampilkan bukti kemanjuran neem dalam mencegah dan mengobati rasa sakit dan penyakit (Siddiqui dan Mitra, 1945);( Lavie et al., 1971);(Van Dernat, et al.,1986).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan