PENGGUNAAN NEEM UNTUK NON-MEDIS

Extrak neem terbukti merupakan metode non-toxic alami terbaik pengontrolan serangga dan alat-alat panen. Secara historis, neem telah digunakan selama ribuan tahun untuk menjaga hasil panen dan rumah dari hama serangga. Daun neem ditaburkan di ladang padi dan tebu untuk memperbanyak hasil dan mengurangi populasi hama. Perlindungan alami dari jamur, bakteri, dan virus yang disediakan neem sangat mengagumkan para ilmuan di manapun. Neem juga memiliki kemampuan untuk melindunngi hewan dan menusia dari serangga. Pencegah serangga yang dibuat dari neem banyak digunakan di daerah tropis dan sekarang menuju Ameraika Serikat.

>>Pencegah Serangga

Musim panas adalah saat ketika banyak orang ingin jalan-jalan dan menikmati alam luar. Namun gigitan serangga secara cepat dapat mengubah saat-saat bahagia menjadi mimpi buruk. Menjauhkan serangga biasanya menggunakan pencegah sintetis berisikan zat kimia yang mengandung N,N-diethyl-M-toluamide, umumnya disebut DEET. Walaupun pencegah ini biasanya efektif, tetapi mereka juga telah dilaporkan berperan pada beberapa masalah kesehatan oleh mereka yang menggunakannya. Maka alternatif yang lebih aman sangat diperlukan.

Neem telah digunakan sejak dahulu sebagai pencegah serangga baik bagi manusia maupun hasil panen. Salah satu kandungan (Solannim) dalam daun, biji, dan minyak biji neem adalah pencegah serangga yang lebih aman dan lebih efektif daripada bahan kimia.

Extrak neem telah dicoba oleh institut malaria, ditemukan dapat membasmi nyamuk penyebab malaria untuk lebih dari 12 jam. Neem tidak hanya memberikan perlindungan dari nyamuk tapi juga lalat, kutu, dan kutu anjing. Karena kemampuan neem menjadi pembasmi serangga maka ia digunakan untuk jentik malaria di daerah tropis.

Bagi meraka yang mengutamakan alternatif yang lebih aman daripada pembasmi serangga sintetis berbahaya, neem menawarkan alternatif menarik dengan alasan sebagai berikut:

- Minyak neem adalah pelembab yang luar biasa.

- Minyak neem adalah minyak tumbuhan alami.

- Neem telah digunakan selama berabad-abad secara aman.

- Neem adalah tumbuhan penyembuh yang terkenal karena kandungannya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

>>Pengembangan Neem Pembasmi Serangga

Daerah tropis India merupakan menyeramkan karena nyamuk dan kasus malaria serta penyakit yang ditimbulkan oleh nyamuk lainnya. Ketika kemampuan pembasmi dan anti-serangga neem dikenal oleh para ilmuan, Institut Penelitian Malaria mulai serius meneliti tentang bagaimana yang terbaik menggunakan neem untuk melindungi manusia dari nyamuk. Mereka mulai mencoba mengontrol nyamuk dimana mereka menetaskan telurnya. Para peneliti ini memasukkan bahan mentah ampas biji neem ke dalam air tempat nyamuk menetaskan telurnya dan menunggu apa yang terjadi. Mereka menemukan bahwa cara sederhana secara drastis mengurangi jumlah larva yang akan berkembang menjadi nyamuk. Percobaan lebih jauh menggunakan extrak neem yang lebih murni membuktikan bahwa neem benar-benar menghilangkan kemampuan larva nyamuk untuk berubah menjadi nyamuk dewasa. Ini disempurnakan dengan tidak adanya efek racun pada lingkungan (Boschitz-C., Grunewold, J., 1994); (Nagpal, B.N. Sivastava, A., Sharma, V.P., 1995); (Dhar, R., et al., 1996). Racun ini akan timbul dari penggunaan pestisida sintetis khususnya yang digunakan untuk mengontrol nyamuk.

Penelitian mereka lebih jauh ditujukan untuk menentukan apakah neem efektif dalam mengontrol nyamuk di berbagai sawah (padi) yang banyak airnya di India dan Asia Tenggara. Sawah padi merupakan tempat yang sempurna untuk nyamuk bertelur, disini banyak air diam. Sawah-sawah biasanya akrab dengan orang desa dimana sumber hidup mereka berupa makanan utama tersedia, dan karena mahal sawah biasanya tidak sempurna dengan insektisida. Para peneliti memilih cara yang paling ekonomis tetapi efektif yaitu dengan menyemprotkan neem keseluruh sawah atau padi. Pupuk yang ditaburkan disawah secara sederhana dilapisi oleh extrak neem. Hasilnya sangat mengejutkan setiap orang yang terlibat. Sejumlah nyamuk terbunuh dan yang lebih mengejutkan, hasil panen dari percobaan ini meningkat secara signifikan. Ternyata, pelapisan neem terhadap pupuk dapat memberikan nutrisi untuk waktu yang lebih lama daripada pupuk yang tidak terlapisi. (Raq, Dr. Ruben, Naga Sampazi, BA, 1995).

Karena hal ini, dan percobaan-percobaan serupa dengan hasil seperti yang diinginkan, neem melapisi pupuk digunakan diseluruh India dan Asia Tenggara untuk sawah padi dan tebu. Neem telah meningkatkan kehidupan masyarakat yang bekerja di sawah dan mereka tergantung pada hasil panennya. Secara praktis sawah akan terbebas dari nyamuk dan jumlah panen perhektar meningkat lebih besar dengan biaya tambahan lebih sedikit.

>>Perlindungan Serangga Perorangan

Pengurangan jumlah nyamuk hanya dapat menghabiskan beberapa. Penduduk masih perlu melindungi rumah mereka sendiri dari nyamuk-nyamuk yang selamat. Dari beberapa kali percobaan, para ilmuwan membuktikan bahwa neem sangat efektif untuk mengusir nyamuk dari rumah penduduk desa yang kebanyakan mempunyai jendela atau terbuka. Ketika minyak neem dicampur dengan minyak tanah dalam lampu tempel, nyamuk terusir dari rumah hanya dengan 1% konsentrat. Permukaan lembaran kardus diolesi dengan minyak neem kemudian diletakkan melingkar di sekeliling pemanas kecil bekerja dengan baik dan mengurangi 83% jumlah nyamuk (Sharma, et al. 1993). Kedua cara ini sangat murah dan mudah dilakukan oleh penduduk desa, yang banyak memiliki pohon neem tumbuh disekitar rumahnya.

Eksperimen berikutnya lebih fokus pada perlindungan dari penyakit yang dibawa nyamuk ke tingkat kehidupan manusia. Para peneliti ingin mengetahui apakah neem dapat digunakan sebagai pengusir serangga bagi manusia dengan mengolesikan pada kulit mereka. Untuk percobaan ini para sukarelawan menghabiskan malam mereka diruang terbuka dengan kulit terbuka agar digigit nyamuk. Setengah dari sukarelawan membaluri kulit mereka dengan minyak kelapa dicampur dengan 2% minyak neem. Setengah lagi hanya dibaluri minyak kelapa untuk bertindak sebagai pembanding dalam penelitian. Sukarelawan lainnya dilindungi kelambu siaga dengan senjata vacum untuk menangkap nyamuk yang hinggap pada setiap sukarelawan maka jumlah yang terkumpul dapat dihitung besok paginya. Hasilnya sangat mengejutkan semuannya, mereka yang dibaluri campuran minyak kelapa dan neem secara sempurna bebas dari gigitan nyamuk, sementara grup pembanding menjadi objek gigitan ratusan nyamuk. Penelitian terakhir memperlihatkan bahwa lotion minyak neem juga melindungi dari gigitan lalat gurun sumber dari berbagai penyakit serius, penyakit timur, dan virus demam phlebotomus ( Aharma,1993).

Eksperimen-eksperimen ini telah dapat menguak cara-cara yang baik untuk menghentikan penyebaran malaria, tetapi masih saja dapat menimbulkan dampak buruk bahkan bagi yang tinggal di Amerika serikat. Penelitian diatas membuktikan bahwa serangga penyengat dapat diusir secara efektif dengan produk non-toxic atau alami. Nyamuk merupakan masalah dibanyak daerah terutama pada saat musim panas. Nyamuk benar-benar menggangu dan dapat merusak acara diluar rumah. Mereka dapat juga menularkan penyakit seperti radang otak, penyakit yang dapat membunuh. Namun neem dapat melindungi dari sengatan serangga lain. Saya (John Conrick) telah mendengar secara anekdot bahwa minyak neem dapat mengusir lalat hitam, kutu gurun, dan kutu anjing. Pembuktian eksperimen ini membutuhkan dana yang tidak sedikit dan keinginan dari para peneliti.

Ketika kita pergi keluar rumah, serangga biasanya akan menjadi bagian dari perjalanan ini. Mencegah mereka menyengat dengan kemungkinan tertular penyakit dapat dibasmi secara aman dengan produk yang mengandung minyak neem. Kandungannya dikembangkan selama berjuta tahun oleh pohon neem yang mempersembahkan kealamiahan, aman dan pengamanan efektif dari serangga.

Pengontrol serangga dibuat dari bahan Neem yang sudah populer di seluruh dunia :

1. PENGONTROL SERANGGA PERTANIAN

2. Produk-produk insect repellent yang berbasis Neem.

3. Perlindungan Serangga perorangan.

4. Kebersihan Gigi, Sabun dan Kecantikan.

5. Mosquito repellent (Penolak Nyamuk).

6. Perlindungan Terhadap Tempat Penyimpanan.

7. Perlindungan Pada Bahan Tekstil